Sabtu, 10 Desember 2011

BETERNAK / PENANGKARAN / BUDIDAYA / BREEDING LOVEBIRD Bag. I

Lovebird breeding

Langsung saja kita bahas pada pokok substansi yang akan kita uraikan. Diawali dengan proses persiapan sangkar/ kandang dan tempat bertelur, pemilihan indukan atau bibit lovebird, dengan asumsi persilangan berbagai warna atau jenis kacamata dan non kacamata,. Kemudian proses penjodohan, perawatan masa penjodohan, perawatan anakan, dilanjutkan perawatan pemeliharaan secara keseluruhan.

SANGKAR DAN TEMPAT BERTELUR ( CAGE/ NEST)

Bisa kita gunakan sangkar individual penjodohan yang banyak bisa kita dapatkan di toko-toko pakan burung, atau bisa dengan membuat sendiri berbahan dinding kawat ram ukuran 1-1,2 cm, dengan tinggi 50 cm, panjang 60 cm dan lebar 40 cm atau bisa juga lebih dengan rangka kayu yang cukup keras atau besi, tergantung dengan keinginan anda. Tidak lupa kita buat juga pintu lebar dan pintu kecil. Dan jika ingin menangkarkan secar kolective/ beberapa pasang yang sudah jelas pasangannya masing-masing, bisa dengan membuat kandang dengan ukuran yang besar dengan beberapa kotak telur didalamnya.

Kotak tempat telur yang terbuat dari kayu juga bisa kita dapatkan di toko-toko pakan burung, atau bisa juga kita membuat sendiri dengan acuan model yang ada di internet atau di tulisan saya yang lain di blog ini..

Isi sarang bisa kita isikan bekas gergajian kayu dicampur dengan potongan tipis dan kecil dari kulit jagung yang kering.

Usahakan jarak kotak telurnya dengan atap sangkar jangan terlalu tinggi agar lovebird bisa kawin/mating diatas kotak telur tersebut dan jangan terlalu jauh agar bisa dijangkau oleh tangan untuk melihat / mengecek kondisi burung.

Sediakan tempat minum, tempat pakan biji-bijian dan tempat sayur dan buah.

Sediakan tempat bertengger yang kokoh.

PROSES PEMILIHAN INDUKAN.

Indukan lovebird yang siap bertelur minimal berumur 7-8 bulan, bisa juga burung yang sudah mature atau benar-benar dewasa / masa produktif untuk bertelur yaitu berumur 10 bulan sampai 1,5 tahun. Sebenarnya masa produktif burung sampai 3 tahun, bisa lebih panjang sedikit bila kesehatan burung sangat prima.

Pastikan jenis kelaminnya antara jantan dan betina.

· Biasanya bentuk fisik betina lebih besar dari jantan

· Kebiasaan betina yaitu membenahi sangkar tempat bertelur dan memasukkan bahan sarang ke dalamnya.

· Dapat dibedakan dengan meraba bentuk tulang pubis, yaitu tulang kembar di belakang /dibawah dubur burung. Bila tulang kembar tersebut agak lebar berarti burung tersebut betina , sedangkan tulang pubis jantan rapat.

Pasangkan atau jodohkan dengan variasi persilangan antara dua jenis warna sesuai dengan keinginan dan kemampuan anda. Untuk memperoleh hasil atau nilai komersil yang lebih tinggi, memang lovebird kacamata yang mempunyai nilai jual yang lebih tinggi daripada yang non kacamata.

Pastikan kesehatan burung, burung terlihat lincah dan nafsu makannya besar. Usahakan melihat mata burung, bila terlihat cerah bersinar kemungkinan burung tersebut sehat, dan bila terlihat sayu kemungkinan burung tersebut tidak sehat. Juga telitilah keadaan bentuk kaki, jari dan kuku-kukunya.

PROSES PENJODOHAN.

Jika kita mempunyai atau memilih lovebird yang masih muda dan belum pernah dijodohkan sebelumnya, kita bisa lansung saja menempatkannya di dalam sangkar yang telah terisi kotak tempat bertelur, tetapi bila kita memilih indukan yang telah pernah dijodokan sebelumnya dan kita memisahkan dengan pasangan sebelumnya usahakan pasangan baru tersebut kita tempatkan di sangkar yang terpisah dan kita dekatkan , setelah 1 minggu jika terlihat saling berusaha mendekat keduanya kita satukan dalam sangkar tersendiri tanpa kotak telur didalamnya dan kita tutup dengan kain dengan beberapa bagian tetap terbuka selama 14 hari- 1 bulan dan usahakan terhindar dari suara lovebird yang lain. 1 atau 2 hari sekali lakukan penjemuran, jangan terlalu lama, ½ jam saja. Setelah terlihat sudah saling meloloh atau paruh si jantan sudah mau memberi makanan pada betinanya , maka bisa kita pindahkan kesarang penangkaran yang telah ada tempat telurnya.

Bila makanan yang tersedia memadai maka kemungkinan proses perkawinan atau mating akan terjadi, dan tanda-tanda lovebird betina kan bertelur yaitu duburnya mulai membengkak.

PERAWATAN SELAMA MASA PENJODOHAN.

Pakan harus mencukupi, dari biji-bijian, jagung muda hingga sayur dan buah, tentunya dengan melihat dulu jenis sayur dan buah apa saja yang mau dimakan /disukai oleh lovebird tersebut.

Sediakan juga asinan/ sotong ikan cumi dan pasir halus untuk membantu pencernaannya.

Tempat minum burung harus tetap bersih, maksimal diganti 2 hari sekali, dan usahakan dengan air matang.

Tempat kotoran minimal dibersihkan 1-2 hari sekali, dan usahakan juga disemprot dengan antiseptic. ( bisa ditanyakan di toko-toko ternak).

Cobalah juga untuk menyediakan sobekan memanjang kecil-kecil kulit jagung kering.

Jangan terkena sinar matahari secara langsung, kalau bisa sedikit bagian saja yang terkena sinar matahari asal tidak mengena pada kotak tempat bertelur.

Berilah vitamin burung, coba tanyakan pada toko-toko peternakan atau burung.

Masa bertelur burung ditandai dengan membengkaknya dubur lovebird betina, dan proses pengeraman telur hingga menetas kurang lebih 21-23 hari.

Anakan yang menetas akan keluar dari kotak telur saat berumur 1,5-2 bulan.

PERAWATAN ANAKAN LOVEBIRD

Pada umumnya sama dengan yang tertulis di atas.

Bila sangkar Indukan kecil, setelah anakan berumur 3-3,5 bulan segera pindahkan ke sangkar lainnya, tetapi bila sangkar indukan besar dan terdapat beberapa kotak telur, anakan bisa tetap di dalam sangkar tersebut.

Latihlah anakan dengan memberi makanan yang mudah didapat, dengan porsi makanan tersebut lebih banyak dari lainnya ( misalnya jagung muda), utuk biji-bijian harus tetap tersedia.

Di usia anakan tersebut suara lovebird bisa diisi dengan berbagi suara burung, baik itu dengan cara mendekatkan jenis burunbg lain atau dengan alat perekam/sound tools.

Anakan burung memerlukan sinar matahari, bisa saat pagi saja atau sore saja, jangan terlalu lama melakukan penjemuran.

PROSES MANAGEMENT PERAWATAN LOVEBIRD SECARA KESELURUHAN

Untuk pengembangbiakan atau penangkaran lebih lanjut, sebaiknya kita menyiapakan anakan yang di persiapakan sebagai indukan. Sebaiknya setiap indukan utama yang menetas atau menghasilkan anakan kita pisahkan sepasang ( jantan atau betina ) dan kita jodohkan bila memasuki usia yang memungkinkan. Hal tersebut kita lakukan bila kita mempunyai 1 pasang indukan saja, bila kita memiliki 2 atau lebih pasang indukan, usahakan penjodohannya dilakukan secara periodic/ selisih waktu ( per 2 minggu), bukan bersamaan, hal ini bertujuan agar kita bisa mendapatkan hasil yang berurutan, memudahkan penelitaian untuk jenis atau hasil anakan yang di unggulkan, dan untuk menghindari penyakit yang bersamaan pada anakan. Dengan banyaknya anakan dari beberapoa indukan kita bisa menyilangkannya. ( Usahakan usia betina lebih muda dari jantan).

Untuk jenis pakan , untuk pertama kali penangkaran dimana sebelumnya kita tidak mengetahui jenis pakan apa yang paling disukai oleh lovebird baru kita, sebaiknya menyediakan pakan secara lengkap, hingga kita bisa tahu mana-mana jenis pakan yang disukai oleh lovebird kita. Jenis-jenis pakan tersebut terdiri dari biji-bijian, seperti biji milet, gabah, niger, kenari seed, sedangkan sayuran dan buah bisa : sawi putih, sawi hijau, kangkung, brokoli, pisang, kacang panjang , jagung muda ( cucilah dahulu untuk sayur dan buah).

Selamat mencoba dan semoga sukses dan bisa berkembang . Untuk pertama kali cobalah dengan 1 pasang dahulu, setelah mendapatkan pengalaman barulah ditambahkan jumlah indukannya. Sebelumnya kurang lebihnya ulasan diatas saya mohon ma’af. Penangkaran lovebird butuh ketelatenan dan kesabaran dan yang paling utama adalah DO’A,.. semoga sukses dan berhasil gemilang… amin.

By. Irawan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar