Selasa, 03 November 2009

BEKERJA DENGAN MENULIS - WRITING JOB

Aturan Pertama Untuk Menulis
oleh AS Laksana
“Pembaca yang baik memiliki imajinasi, ingatan, kosa kata, dan sejumlah kepekaan artistik.”
- Vladimir Nabokov
Apakah anda ingin tahu bagaimana sebuah novel bisa menjadi best-seller? Bacalah novel-novel best-seller, anda akan segera tahu. Apakah anda ingin tahu cerita seperti apa yang mendapatkan pujian dari banyak orang? Bacalah cerita yang dipuji-puji oleh banyak orang. Seorang penulis menyerap pengetahuan dari berbagai sumber dan sumber yang sangat penting adalah buku-buku yang telah ditulis oleh para pendahulu kita. Dari mereka, orang-orang yang lebih dulu menulis, kita belajar banyak hal.

Pikiran anda, sumber kekuatan imajinasi anda,

tak beda dengan perut anda dan seluruh organ tubuh yang lain: ia perlu makanan. Bahkan mesin pun memerlukan pelumas dan bahan bakar agar tetap jalan. Seorang pemain catur, bahkan ketika sudah meraih juara dunia, tetap perlu membaca pertandingan-pertandingan yang sudah dimainkan oleh orang-orang lain, juara-juara dunia sebelum dia, atau partai-partai menarik yang telah dipertandingkan sepanjang sejarah catur.

Makanan bagi pikiran anda, jika anda ingin menceburkan diri di dunia penulisan, baik sebagai pekerjaan sampingan maupun pekerjaan utama, adalah bacaan. Buku-buku yang ditulis oleh orang lain posisinya sama dengan berbagai jenis makanan yang diperlukan oleh perut anda. Novel-novel orang lain sama seperti pertandingan catur yang sudah dimainkan.

Dari bacaan, anda bisa mendapatkan gizi yang baik bagi pikiran anda. Dari bacaan anda bisa mengenali strategi-strategi literer dan langkah-langkah yang dilakukan oleh seorang penulis untuk menggarap bahan yang ada padanya: bagaimana ia menata kalimat, bagaimana ia membangun plot, bagaimana ia memperkuat mood, bagaimana ia menyampaikan narasi, bagaimana ia memanfaatkan metafora, dan sebagainya.

Seorang pendekat silat “membaca” ilmu lawan-lawannya untu menciptakan jurus baru yang kehebatannya bisa menandingi jurus ampuh lawan-lawannya. Lebih dari itu, di luar soal kalah-mengalahkan, membaca karya orang lain sudah selayaknya anda lakukan. Saya ingin tegas menyatakan bahwa anda harus membaca karya orang lain, namun itu pada akhirnya terserah pada anda.

Anda boleh saja bersikukuh tidak mau membaca buku-buku yang sudah ditulis oleh orang lain, sebab anda tidak ingin terpengaruh. Jika sampai ada secuil pengaruh yang menyusup di batok kepala anda, maka hal itu akan membuat anda menyesal seumur hidup karena itu akan menyebabkan karya anda tidak orisinil sama sekali. Saya tidak bisa apa-apa dengan keyakinan seperti itu. Hanya menurut saya, apa pun dalihnya, itu adalah pendirian yang sangat egoistis.

Etika pergaulan menyarankan: “perlakukan orang lain sama seperti anda ingin diperlakukan oleh orang lain.” Hormati orang lain jika anda ingin orang lain menghormati anda. Mulailah dari diri anda, dan jangan menuntut orang lain melakukan apa yang tidak anda lakukan. Jadi, baca buku-buku orang lain jika anda ingin buku anda dibaca oleh orang lain. Mulailah dari anda.

Selebihnya, saya tidak pernah menganggap bahwa menulis itu berbeda dari keterampilan-keterampilan lain. Anda akan mendapatkan nilai A ada pelajaran apa pun ketika anda mau belajar dan menguasai bahan yang anda pelajari. Anda akan menjadi terampil jika memiliki ketekunan dan kemauan. Anda akan menjadi lebih matang jika anda memiliki pengalaman yang luas dan mampu menemukan ilham-ilham terbaik dari keluasan pengalaman anda. Dan seorang penulis fiksi selalu hidup dalam dua dunia, yakni dunia nyata dan dunia yang diciptakan, dunia yang hadir dalam bentuk fiksi yang anda tulis atau ditulis oleh orang lain. Dari kedua dunia itulah anda menangguk pengalaman.
oleh AS Laksana.

Cari Uang Tambahan Dengan Cara Menulis
http://blog.keuanganpribadi.com/
Problem klasik dalam pengelolaan keuangan adalah “rasanya pendapatan tidak pernah cukup untuk memenuhi semua kebutuhan”. Tidak ada salahnya kita mencari pendapatan tambahan untuk membeli barang-barang yang kita inginkan. Caranya? Ada banyak caranya, namun dalam kesempatan ini saya akan fokus membahas mengenai mendapatkan penghasilan tambahan dengan cara Menulis.
Pendapatan yang kita terima dari hasil karya tulisan kita sifatnya residual. Artinya? Pekerjaan menulis hanya kita lakukan satu kali saja, kemudian kita akan menerima penghasilan terus-menerus secara berkala. Contoh nyatanya adalah apabila kita menulis buku. Kita cukup menulis satu kali naskah buku kita, kemudian diserahkan ke penerbit seperti Elexmedia untuk dicetak. Setiap setengah tahun, Elexmedia akan membayar royalti ke kita sebesar 10% dari harga buku yang terjual pada periode tersebut (besarnya royalti berbeda-beda, tergantung dari kebijakan penerbit. Fasilitas yang disediakan oleh penerbit juga berbeda-beda).
Apabila buku Anda menjadi best seller, jumlah pendapatan akan lumayan loh. Apalagi kalau sampai dicetak ulang hingga berkali-kali. Kita asumsikan saja penerbit mencetak 5.000 buku per batch dengan harga Rp. 30.000,-. Dalam satu cetakan, Anda akan menerima:
= 5.000 x Rp. 30.000 x 10%
= Rp 15.000.000
Pendapatan ini akan dipotong pajak royalti sebesar 15%. Ini masih perhitungan untuk satu kali cetakan. Anda bisa melihat buku-buku best seller bisa dicetak ulang hingga 10 kali. Tentunya pendapatan royaltinya akan menjadi 10 kali lipat juga.
Jika Anda menginginkan royalti yang lebih besar terhadap tulisan Anda, Anda dapat menerbitkan sendiri buku Anda. Presentasi royalti yang akan Anda dapat dari buku akan jauh lebih besar. Namun repotnya juga lebih banyak. Bahkan ada kemungkinan Anda perlu mengeluarkan modal sendiri untuk biaya mencetak buku. Kemudian Anda juga harus mengatur cara mendistribusikan buku Anda ke toko-toko buku.
Selain menggunakan jalur biasa (buku dalam bentuk fisik), Anda juga dapat menggunakan internet untuk mencari pendapatan dengan cara menulis. Saya sendiri sudah mencoba cara ini. Saya menuliskan satu buah buku yang kemudian di-compile menjadi ebook dan dijual melalui internet. Anda dapat melihat situs www.KeuanganPribadi.com sebagai contoh nyatanya. Untuk menjual ebook di internet, Anda memerlukan beberapa keahlian seperti membuat situs, dan internet marketing.
Sekarang sedang populer istilah “blog”, yaitu fasilitas di internet yang memungkinkan Anda untuk menuliskan artikel-artikel dalam situs khusus milik Anda. Dan lebih enaknya lagi, situs ini bisa Anda peroleh secara gratis di www.blogger.com, www.multiply.com, www.wordpress.com dan masih banyak lagi. Selain gratis, mereka juga menyediakan fasilitas-fasilitas yang dengan gampang dapat langsung Anda gunakan, seperti foto album, feedback dalam bentuk komentar, dan lain-lain. Nantinya setelah blog Anda sudah ramai dikunjungi orang, Anda bisa mendapatkan penghasilan dari iklan-iklan yang dipasang pada blog Anda. Ada banyak engine untuk periklanan seperti Google Adsense, Adbrite, Widgetbucks, program affiliate, dan lain-lain. Sekarang saya sedang memperkenalkan engine iklan baru, yaitu www.KlikSaya.com untuk membantu para blogger mendapatkan penghasilan tambahan dari blognya.
Dan yang menariknya lagi, pekerjaan menulis dapat Anda lakukan dimana saja. Waktunya juga bisa dilakukan kapan saja, tidak harus pada jam kantor. Ini adalah pekerjaan yang fleksibel. Topik tulisan Anda juga bermacam-macam, mulai dari cerita harian, motivasi, bisnis, fashion, musik, film, artis, dan masih banyak lagi. Apapun yang Anda inginkan dapat Anda tuangkan dalam bentuk tulisan.
Kemampuan untuk menulis dapat dilatih, asalkan Anda memiliki motivasi untuk melakukannya. Jadi peluang untuk mendapatkan penghasilan tambahan dengan cara menulis ini terbuka untuk siapa saja. Termasuk Anda
http://blog.keuanganpribadi.com/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar