Senin, 16 November 2009

PROFESI SEBAGAI IBU RUMAH TANGGA - MOTHER HOUSE PROFESSION

Wanita berkarir atau bekerja di luar rumah adalah hal yang biasa pada jaman sekarang ini. Emansipasi dan persamaan gender telah terakui pada era sekarang, tetapi di luar itu semua, sebenarnya wanita mempunyai kemampuan kerja yang tidak kalah dibandingkan kaum pria, bahkan ada beberapa diantaranya yang mempunyai kemampuan kerja diatas kaum pria, masalah yang mereka hadapi biasanya dalam hal kodrat fisik yang memberikan batasan-batsan tertentu pada mereka, tetapi sebenarnya itu semua memberikan efek kebaikan yang positif pada diri mereka, misalnya mereka lebih terbiasa berpikir dengan perasaan, lebih terbiasa dengan kesabaran, ketlatenan dan rasa membatasi keinginan diri. Dilihat dari semua itu pada hakekatnya ada yang perlu diketahui tentang kehebatan mereka, yaitu saat mereka memposisikan diri mereka sebagai seorang ibu rumah. Karena profesi tersebut merupakan suatu profesi yang sangat mulia, dikatakan sangat mulia disini karena ditilik

dari tingkat kesulitan yang belum tentu semua wanita bisa melakukannya dengan baik dan benar meskipun mereka mempunyai tingkat pendidikan tinggi ataupun mempunyai karir yang cemerlang, apalagi kaum adam bisa dipastikan sebagian besar mereka tidak bisa melakukan apa yang dilakukan kaum hawa dalam hal mengurus keseharian rumah tangga.
Pekerjaan sebagai ibu rumah tangga memang sangatlah berat, berat dalam hal tanggungjawabnya, lama atau waktunya, dan jelas akan memforsir secara fisik dan bathin. Apalagi bila kita temukan profesi ganda seorang wanita, baik itu sebagai ibu rumah tangga yang juga sebagai individu yang mencari nafkah untuk keluarganya, bakalan tidak akan bisa terbayangkan berapa kali lipat beban berat yang ditanggungnya.
Coba kita bedah dsan telaah apa-apa tingkat kesulitan yang kita temui pada seorang wanita yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga sebagai berikut:
1. Tentunya kita awali dengan saat pagi hari mereka harus bangun lebih bagi dari orang-orang lain dirumah itu, mempersiapkan segala apa yang dibutuhkan saat menjelang fajar, termasuk di dalamnya adalah menyiapkan makan pagi, pakaian bersih untuk kegiatan hari itu, dan membersihkan atau menata lagi hasil dari semua kegiatan yang dilakukan oleh seluruh penghuni rumah saat pagi itu juga.
2. Setelah itu beranjak ke siang hari mereka masih disibukkan dengan membenahi dan membersihkan seisi rumah, memikirkan kebutuhan rumah termasuk didalamnya kebutuhan pokok dan kebutuhan tambahan lainnya serta mengatur budget pengeluaran dan pemasukan rumah tangga ( secara financial). Bagi ibu rumah tangga yang mempunyai bayi atau putra-putri yang masih kecil akan terasa lebih sibuk dan berat lagi, karena mereka harus membagi konsentrasi mereka untuk merawat dan menjaga bayinya/putra-putri balitanya dengan penuh perhatian dan tanggungjawab yang besarnya tidak bisa terbayangkan. Kesehatan dan kebugaran lahiriah dan bathiniah harus digunakan 100% setiap harinya.
3. Dan kesibukkan pekerjaan tersebut tidak akan berhenti sampai menjelang tengah malam.
Yang kita bicarakan disini adalah profesi seorang ibu rumah tangga dengan asumsi tingkat perekonomian mereka menegah kebawah. Karena bila tingkat perekonomian suatu rumah tangga termasuk golongan menegah keatas beban mereka akan lebih berkurang dengan memanfaatkan jasa orang lain untuk membantu mengurusi segala hal dalam rumah tangganya. Disamping telah ada sarana dan fasilitas berupa alat-alat elektronik yang mendukung pekerjaan mereka dalam mengurusi rumah tangganya.
Jadi bila kita bandingkan profesi seorang wanita yang berkarir di kantoran ataupun yang lain, sebenarnya lebih ringan bila dibandingkan dengan profesi seorang wanita sebagai ibu rumah tangga. Letak perbedaan tersebut dilihat dari besarnya tanggungjawab untuk menjaga keutuhan, kebutuhan, keselamatan, dan tanggungjawab moral yang harus tertanamkan pada seluruh keluarga mereka setiap saat, setiap hari begitu seterusnya.
Dengan wacana diatas semoga kita lebih tahu dan mengerti untuk menghargai profesi seorang ibu rumah tangga adalah profesi yang teramat mulia dan patut untuk dihormati dan dibanggakan.
By. Irawan http://kreatifkerja.blogspot.com/

1 komentar:

  1. Wanita memamng makhluk Tuhan yang paling superwoman, sudah cantik baik hati en tabah dan balasannya memang surga itu di bawah telapan kaki ibu ( tapi kenapa nantinya yang paling banyak penghuni neraka adalah wanita ? ) semoga semua wanita tabah dalam semua cobaan ini . Amin

    BalasHapus